Zubair Syamsu/fotoIMAM/EKSPRES |
Dalm program Tabah ini, warga menggalang dana infak setiap dua hari sekali. Teknis pelaksanaannya, petugas yang akan mendatangi setiap rumah warga dari pintu ke pintu atau door to door.
Nantinya, uang yang terkumpul akan digunakan untuk keperluan sosial, seperti sumbangan untuk orang sakit yang belum memiliki BPJS atau belum terdaftar di Jamkesda, sumbangan kepada yang kurang mampu, anak yatim dan lain sebagainya.
Meski baru satu bulan berjalan, namun respon dari masyarakat ternyata sangat tinggi. Dalam satu bulan saja telah terkumpul Rp 1,68 juta.
H Zubair Syamsu SSos yang didapuk sebagai Ketua Tabah, mengatakan saat ini program tersebut memang masih sebatas di RT 1 RW 1 desa setempat. Dia berharap, program itu akan diperluas cakupannya. Selain menjadi ladang amal bagi warga, kegiatan semacam ini dapat mengurangi kesenjangan sosial dalam rangka mengurangi angka kemiskinan. “Bayangkan kalau ini juga dilaksanakan dalam sekup kabupaten, maupun nasional,”ungkapnya, kemarin.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua RT 1 RW 1 Desa Kebulusan Kecamatan Pejagoan Rahmat Antoni. Ini merupakan program yang sangat bagus dan akan terus mendukung program itu. “Saya sangat mendukung program ini,” ucapnya. (mam)