WAHYU HIDAYAT |
Sasaran dari operasi Pekat tersebut yaitu prostitusi, peredaran miras, narkoba, perjudian dan penyakit masyarakat lainnya. Operasi pekat yang dimulai pada akhir pekan kemarin itu akan rutin jalankan setiap hari.
Kapolsek Buaran AKP Asfauri mengatakan, pihaknya akan rutin menggelar operasi Pekat setiap hari selama menjelang, dan pada Bulan Ramadan. Peran aktif masyarakat pun diminta dengan memberikan informasi kepada aparat kepolisian.
"Untuk menghormati Bulan Suci Ramadan, Polsek Buaran akan lebih memperketat operasi dan razia terhadap minuman keras, narkoba, judi serta petasan dan balon udara," terangnya.
Selain itu, mereka akan merazia kendaraan yang menggunakan knalpot bising, kumpulan-kumpulan geng motor, maupun hal-hal lain yang memunculkan potensi terjadinya gangguan kamtibmas dan terjadinya kriminalitas. "Itu semua kami lakukan untuk menjaga kekhusyukan beribadah di Bulan Suci Ramadan,” ungkapnya.
Sementara, untuk kondisi keamanan saat ini, imbuh dia, masih aman terkendali. Akan tetapi angka kriminalitas bisa saja meningkat ketika menjelang lebaran nanti. Sebab, bukan tidak mungkin ada yang nekat melakukan pelanggaran hukum lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk bisa bekerjasama dengan kepolisian dalam menjalankan operasi pekat ini. "Masyarakat bisa memberikan informasi kepada pihak berwenang. Selanjutnya kepolisian akan menindaklanjuti sesuai peraturan dan hukum yang berlaku," imbuhnya.
Di tempat terpisah, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan sendiri dengan men-sweeping atau merazia tempat-tempat yang dianggap menjadi lokasi peredaran miras ataupun tempat hiburan malam. "Percayakan kepada aparat kepolisian, semua laporan yang berhubungan dengan Pekat (penyakit masyarakat) akan kami tindak lanjuti," tandas Kapolres. (way)