![]() |
TRIYONO |
Informasi diketahui, kecelakaan terjadi lantaran jalan licin sepanjang 300-an meter tepatnya di Arrayan. Korban yang semula mengendarai sepeda motor Supra G-2308 VK, Sarbini (23) tewas seketika lantaran terlindas ban truk B-9567-SYV yang dikemudikan Kartono (27) bagian belakang.
Akibat kejadian itu, pengendara lainnya, Vian (26) warga Bojong Minggir, harus mengalami patah tulang paha bagian kanan dan menjalani perawatan di RSI Pekajangan.
Sebagai bentuk kemarahan warga atas kejadian tersebut, warga Purwodadi, Sragi memblokir jalur dari utara dan truk armada Tol tak diperbolehkan lewat.
Sedangkan sebagai bentuk solidaritas, warga Kedungjaran, Sragi juga memblokir jalan tak memperbolehkan Truk armada Jalan tol lewat kearah timur dan sebaliknya.
"Warga sudah marah karena berulang kali meminta agar ceceran tanah dibersihkan supaya tidak licin tetap saja dibiarkan. Akibatnya seorang pengendara kemari terjatuh dan terlindas ban truk hingga tewas seketika," terang Soni, warga Desa Purwodadi, Kecamatan Sragi ketika melakukan pemblokiran jalan dengan menggunakan batu ukuran besar.
Warga, lanjut dia, juga menuntut kepada pihak pengelola proyek untuk memberikan ganti rugi karena timbulnya debu.
Sementara Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Boby ketika dikonfirmasi adanya korban kecelakaan melibatkan armada truk galian dan pengendara sepeda motor membenarkan. Adapun dari hasil pemeriksaan bahwa Truk keluar dari proyek belok kiri, namun dari arah barat melaju kendaraan yang hendak mau menyalip namun terjatuh dan tertabrak.
"Korban meninggal dunia Sarbini, sedangkan temannya Vian mengalami patah tulang paha bagian kanan," terangnya.
Untuk itu, pihaknya akan memberikan pemberitahuan agar dilakukan pemasangan rambu karena jalan licin. Meskipun itu proyek pemerintah harus wajib mendukung ikut menjaga Kamseltibcarlantas. (yon)
Sebagai bentuk kemarahan warga atas kejadian tersebut, warga Purwodadi, Sragi memblokir jalur dari utara dan truk armada Tol tak diperbolehkan lewat.
Sedangkan sebagai bentuk solidaritas, warga Kedungjaran, Sragi juga memblokir jalan tak memperbolehkan Truk armada Jalan tol lewat kearah timur dan sebaliknya.
"Warga sudah marah karena berulang kali meminta agar ceceran tanah dibersihkan supaya tidak licin tetap saja dibiarkan. Akibatnya seorang pengendara kemari terjatuh dan terlindas ban truk hingga tewas seketika," terang Soni, warga Desa Purwodadi, Kecamatan Sragi ketika melakukan pemblokiran jalan dengan menggunakan batu ukuran besar.
Warga, lanjut dia, juga menuntut kepada pihak pengelola proyek untuk memberikan ganti rugi karena timbulnya debu.
Sementara Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Boby ketika dikonfirmasi adanya korban kecelakaan melibatkan armada truk galian dan pengendara sepeda motor membenarkan. Adapun dari hasil pemeriksaan bahwa Truk keluar dari proyek belok kiri, namun dari arah barat melaju kendaraan yang hendak mau menyalip namun terjatuh dan tertabrak.
"Korban meninggal dunia Sarbini, sedangkan temannya Vian mengalami patah tulang paha bagian kanan," terangnya.
Untuk itu, pihaknya akan memberikan pemberitahuan agar dilakukan pemasangan rambu karena jalan licin. Meskipun itu proyek pemerintah harus wajib mendukung ikut menjaga Kamseltibcarlantas. (yon)
Berita Terbaru :
- Wisatawan Dihimbau Tidak Mandi di Laut Lewati Batas Aman
- Mudik ke Kebumen, Wakapolda Jateng Kunjungi Ponpes Masa Kecil
- Balon Udara Jatuh ke Kawat Listrik di Desa Jatimalang
- Pulang Silaturahmi, Mobil Terperosok ke Parit
- Bupati Kebumen Shalat Ied di Alun-alun Pancasila
- BNPB Salurkan Bantuan Bencana untuk Kebumen Rp 200 Juta
- Pedagang Pasar Tumenggungan Sebut Lebaran tahun ini tak Seramai Edisi Sebelumnya