KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan, Pemkab Kebumen tidak berencana atau memiliki niat untuk menggusur pedagang di kompleks Stadion Chandradimuka. Kalaupun ada informasi beredar di masyarakat soal penggusuran, Bupati menegaskan itu isu yang tidak benar.
Hal itu ditegaskan Bupati menerima 31 pedagang yang berdagang di kompleks Stadion Chandradimuka, Senin (6/3/2023). Saat itu, para pedagang menanyakan soal isu penggusuran warung-warung di stadion kebanggaan Kebumen tersebut
Di hadapan pedagang, Bupati memastikan isu tersebut tidak benar. Ia menegaskan tidak ada penggusuran pedagang, yang ada adalah pendataan untuk ke depan bisa terlihat lebih rapi.
"Saya sampaikan kepada pedagang tidak ada penggusuran, yang ada adalah pendataan. Pedagang ini akan kita tata agar kawasan stadion terlihat rapi dan bersih dengan dibuatkan tempat yang lebih baik,"ujar Bupati.
Sebagai orang yang lahir dari keluarga biasa, Bupati menyatakan, dirinya tidak mungkin menutup mata pencaharian para pedagang yang sudah puluhan tahun berdagang di sana. Justru, Bupati ingin membuat pedagang semakin maju, dengan membuat tempat yang masyarakat bakal nyaman berada di stadion.
"Nggak mungkin Bupati mau mematikan sumber kehidupan masyarakatnya. Itu namanya dzolim. Adanya pemerintah justru bagaimana membuat masyarakatnya maju, sejahtera. Yang belum rapih, kita rapikan agar masyarakat juga nyaman kulineran di Stadion, tidak terlihat kumuh," terangnya.
Bupati menginginkan, warung-warung di Stadion tidak lagi digunakan untuk kegiatan hal-hal negatif. Sebab, berdasarkan hasil razia Satpol PP lokasi Stadion kerap dijadikan sebagai tempat bolos anak sekolah, dan ada juga yang menjual minuman keras.
"Meski saya tahu tidak semua warung menjual minuman keras. Tapi kemarin sempat ada satu warung. Nah ini saya mohon kepada pedagang yang lain untuk turut menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Kalau ada hal-hal yang tidak baik harus kalian sendiri yang melaporkan kepada kami," tegasnya.
Mendengar penjelasan dari Bupati, pedagang merasa senang dan bahagia. Mereka merasa lega karena isu penggusuran merupakan berita yang tidak benar. Pedagang pun dengan senang hati menerima rencana pemerintah yang ingin melakukan penataan.
"Alhamdulillah kami sudah merasa lega, setelah tadi dijelaskan Pak Bupati ternyata tidak ada penggusuran. Adanya penataan. Kalau itu kami sangat setuju. Kami ikut pemerintah silahkan nanti kita mau diberi tempat dimana, karena itu kan lahan milik pemerintah, prinsipnya dari kami ikut saja apa yang menjadi kebijakan pemerintah," ujar Sugiyono salah satu perwakilan pedagang warung di Stadion Candradimuka.
Ia mewakili para pedagang mengucapkan terima kasih atas kebijakan pemerintah dalam hal ini Bupati yang dianggap sangat manusiawi. Ia pun siap menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat dengan tidak menjadikan warung-warung di stadion sebagai tempat untuk kegiatan negatif.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati yang telah mengakomodir kebutuhan kami. Kami pun siap menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat dengan tidak melakukan hal-hal negatif. Kami akui memang kemarin ada satu warung yang menjual minuman keras, tapi sekarang tidak ada. Dan kami siap menjaga keamanan masing-masing," tandas Sugiyono penjual warung kopi. (fur)