• Berita Terkini

    Kamis, 15 Februari 2024

    Ratusan Narapidana Nyoblos di TPS 901 Rutan


    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-  Sebanyak 131 narapidana binaanRutan Kelas II B Kebumen melaksanakan hak demokrasinya mengikuti pemilu dengan mencoblos di TPS Khusus 901 di dalam lapas, Rabu (14/2/2024). 

    Seperti warga pada umumnya di luar lapas, para narapidana di Rutan Kebumen menggunakan hak suara untuk memilik Presiden dan Wakil Presiden serta Legislatif. 

    Tampak menggunakan seragam warna biru berulisan Rutan Kebumen, para narapidana tampak duduk antri sembari membawa formulis C-6. Kemudian satu persatu menyerahkan formulir tersebut dan menunggu panggilan untuk mendapatkan surat suara, kemudian mereka melaksakan pencoblosan di bilik yang sudah disediakan.

    Kepala Rutan Kelas II B Kebumen, Tri Mulyono mengatakan, satu TPS Khusus di dalam rutan ini ada sebanyak 140 penghuni dan satu orang dinyatakan bebas bertepatan dengan hari bebas, manun hanya berjumlah 131 orang yang terdaftar di DPT online dan berhak untuk mencoblos. “Untuk total ada 140 kebetulan ada yang pulang 1 orang hari ini jadi 139, sedangkan yang bisa menggunakan hak suaranya ada 131 warga binaan,” katanya.

    Tri menjelaskan, TPS Khusus bagi warga binaan rutan ini sudah dipersiapkan sejak awal. Pihaknya berkordinasi dengan KPU Kebumen dalam proses perencaanaan TPS Khusus ini, mulai dari sosialisasi tata cara pemungutan suara hingga tata tertib aturannya jalannya pemungutan suara. Rutan kelas II B Kebumen, terdapat Daftar Pemilih Tetap sebanyak 48, Daftar Pemilih Tambahan  87 dan Daftar Pemilih Khusus 1 orang.  “Kami sudah jauh-jauh hari sudah berkordinasi dan disiapkan dengan KPUD Kebumen mulai dari daftar pemilih tetap, daftar pemilih tambahan, dan daftar pemilih khusus,” katanya

    Sementara itu, pada kesempatan itu, Sekda Kebumen Edi Riyanto beserta tim desk pemilu melaksanakan monitoring pelaksanaan pemungutan suara di Rutan Kelas II B Kebumen . Kedatangan rombongan untuk memastikan berjalannya pemungutan suara berjalan dengan tertib, aman dan lancar.”Semua warga binaan pemasyarakatan (WBP) terlihat tertib mengikuti pemungutan suara,  

    Pelaksanaan pemungutan suara di lapas guna memenuhi hak pilih warga negara,” kata Sekda Edi Riyanto.

    Sementara itu, salah satu narapidana, Sartono mengatakan, dirinya seumur hidup baru mengalami pemungutan suara di dalam lapas. Ia mengucapkan terimaksih kepada pemerintah dan negara bahwa sebagai warga binaan masih diberikan hak untuk berdemokrasi dan memilih pemimpin dan wakil rakyat. “Yang jelas kita sangat berterimaksih kepada negara kita masih diberikan hak pilih. Harapannya aspirasi para narapidana dipandang oleh masyarakat dan pemerintah bahwa keberadaan kita ada,” kata pria yang menjalani hukuman 1,5 bulan itu.

    Saat ditanya mengenal calon yang dipilihnya, Sartono yang merupakan warga kebumen, ia memilih para calon legislatif yang berasal dari Kabupaten Kebumen. “Soal pengenalan calon, kita yang dari kebumen ya berusaha mencari yang berasal dari kebumen, harapannya bisa menjadi jembatan fungsional untuk warga kebumen, untuk presiden kita bergarap siapapun yang jadi nanti bisa merubah kondisi negara menjadi lebih baik dari strata hukum tanpa pandang,” katanya. (fur)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top